Jumat, 16 Mei 2014

Tewas Selama Mudik Lebaran

243 Tewas Selama Mudik Lebaran

Ini adalah data yang didapat dari Viva News.com untuk tahun ini 243 tewas. Angka yang cukup significant jumlah meninggal. Layaknya killing field, jalan raya di Indonesia adalah pembunuh utama. Proses pemiskinan terjadi karena sebagian besar yang tewas adalah usia produktif.
Kerugian materil akibat kecelakaan ini mencapai Rp 4, 178 miliar.
Nah kalau seperti ini, kita harus lebih mawas lagi atas perilaku kita dijalan raya. Thinks Safety drive safely !
Senin, 13 September 2010, 15:17 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Beno Junianto
 

(Ronald Rorimpandey)
VIVAnews - Mabes Polri mengimbau para pemudik untuk memperhatikan rambu lalu lintas. Sebab kecelakaan selama mudik Lebaran didahului pelanggaran.
“Jangan melanggar kecepatan, muatan, rambu-rambu, marka jalan, petunjuk yang ada. Juga kelengkapan dan cek ban,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Polisi Iskandar Hasan, Senin 13 September  2010.
Dia memaparkan data kecelakaan sampai Minggu malam, 12 September 2010. “Kecelakaan 1098 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 243 orang,” kata dia.
Selain itu, korban yang mengalami luka berat mencapai 318 orang dan luka ringan sebanyak 619 orang. Kerugian akibat kecelakaan ini mencapai Rp 4, 178 miliar.
Berdasarkan data tahun 2009, dalam kurun waktu H-7 hingga H+7 Lebaran, terjadi 1.544 kecelakaan. Dari jumlah itu, korban tewas mencapai 735 orang, luka berat 976, dan luka ringan 567. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp5,6 miliar.
Pemudik yang akan kembali ke kota masing-masing dalam arus balik pun diminta untuk lebih berhati-hati. “Jangan memaksakan diri. Kalau capek istirahat.”
“Biar terlambat 1 hari sampai tujuan. Daripada kecepatan 1 menit, tiba di rumah sakit.” (adi)
• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar